ketika angin lembut membawa satu per satu bunga cantik itu, di situlah aku menaruh harapan ku.
bunga yang sangat cantik, putih, aku suka ketika mereka masih utuh, tapi aku lebih menyukai kalau mereka bisa terbang satu per satu, bebas, kemanapun angin membawanya.
walaupun bunga itu cantik, tapi aku tak pernah menaruh keluh kesahku ataupun kebahagiaanku pada bunga itu, mereka bukan penjaga rahasia yang baik. tapi aku bisa berdoa
dalam harapku pada dandelion-dandelion yang ku petik.dan kemudian ku tiup lembut seihingga satu per satu dari mereka lepas, dan terbang dibawa angin, dan pada saat itu
aku berharap angin membawa mereka ke mimpi-mimpiku, masa depanku.
mimpiku, dreamdelion.


